Terminal Barang Dumai Gunakan 'Smart Card'

DUMAI -  Terminal Barang Dumai resmi menggunakan kartu E-Tool Card atau smart card bagi truk angkutan barang yang mau masuk Dumai. Penggunaan smart card itu dimulai8 semenjak Senin (2/9).

Terobosan yang dilakukan Dinas Perhubungan Dumai ini, dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan dengan mengurangi kemungkinan kebocoran dan permainan petugas.

Dikatakan Wali Kota Dumai, H Khairul Anwar, dengan penggunaan smart card diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan bagi daerah. Diakuinya, retribusi terminal barang merupakan salah satu primadoma pemasukan.

"Terminal barang ini merupakan salah sumber pemasukan terbesar bagi daerah. Hingga Agustus lalu, pemasukan dari terminal ini sudah mencapai Rp18 miliar," sebutnya.

"Dengan mempergunakan smart card, tidak akan ada lagi uang di dalam laci petugas terminal barang. Semua transaksi sudah mengunakan kartu tersebut. Dengan menempelkan kartu Smar Card ini maka akan mengeluarkan struk jalan bagi angkutan truk," jelas Kepala Dinas Perhubungan Dumai, Taufil Ibrahim.

Kepala Dinas Perhubungan Riau, Surya Maulana, menyambut baik terobosan yang dilakukan Pemko Dumai. Ia berharap hal ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain di Riau.

"E-Tool Card bagi terminal barang ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Dumai. Jadi, saya berharap bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya yang ingin menggunakannya," ujarnya.(dev)

5:16 PM | Posted in , | Read More »

Menko Perekonomian Resmikan Proyek MP3EI Dumai

DUMAI - RiauPortal.com - Menteri Koordinator Perekonomian, H Hatta Radjasa, resmikan pemakaian jalan Dumai-Pelintung yang merupakan bagian dari proyek MP3EI di Riau, Senin (19/8) di Dumai.

Datang ke Dumai bersama Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Wakil Menteri PU, Achmad Hermanto Dardak, Hatta menyebutkan bahwa Riau merupakan kawasan perhatian investasi. Untuk itu, sebutnya, pemerintah pusat akan memberikan perhatian terhadap pembangunan infastruktur, industri dan pelabuhan.

Proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang sudah dimulai semenjak 2009 lalu telah memberikan dampak ekonomis yang sangat positif bagi Riau. Hal itu terbukti makin baiknya pertumbuhan ekonomi, meningkatnya kesempatan kerja serta terus bertumbuhnya kawasan industry.

Disebutkan Menko, proyek MP3EI yang terbagi atas enam koridor, yakni koridor Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, dan Papua - Kepulauan Maluku, memang dimaksudkan untuk menyebarkan proyek pembangunan ekonomi hingga tidak hanya bertumpuk di Pulau Jawa saja. Total dana yang dianggarkan untuk enam koridor itu mencapai Rp60 triliun.

Proyek jalan Dumai-Pelintung merupakan bagian dari 20 proyek lain di Riau yang masuk program MP3EI tahun 2012 hingga 2015 dengan anggaran Rp27 triliun. Untuk proyek di Dumai saja dianggarkan Rp650 juta.(dev)

3:48 PM | Posted in , | Read More »

Pemprov Riau Upayakan Pemulihan RAL

PEKANBARU - RiauPortal.com - Meski diputus pailit oleh Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap berupaya melakukan langkah-langkah pemulihan agar PT Riau Airlines (RAL) bisa kembali beroperasi. Namun langkahnya memang perlu dimaksimalkan.

Menurut Kepala Biro Administrasi Ekonomi Setdaprov Riau, Ir Burhanuddin, memang upaya yang diambil manajemen dan jajaran direksi adalah dengan mengajukan peninjauan kembali (PK) pasca dinyatakan pailit.

Karena prosesnya panjang dan lama, maka dilakukan upaya bantuan dari Pemprov Riau.

“Prosesnya masih panjang. Seiring menunggu PK, kita juga ingin menuntaskan hal-hal lain supaya clear,” katanya seperti dilansir riaupos.co.

Langkah yang dilakukan, lanjut Burhanuddin adalah melalui pengecekan ke berbagai titik-titik permasalahan perusahaan penerbangan kebanggaan Riau tersebut, mulai dari melihat pesawat di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Sebab, di sana ada tiga bangkai pesawat RAL yang berdiri.

“Juga kami mempertanyakan langsung bagaimana proses di MA dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Niaga (PTTUN) Medan. Semua kita kroscek secara keseluruhan,” sambungnya.

Boy menambahkan, upaya yang dilakukan Pemprov tersebut merupakan langkah guna menggesa dan membantu manajemen RAL sehingga permasalahan yang dihadapi bisa terselesaikan dan kemudian berbagai langkah serta upaya penyelamatan dapat berjalan baik.

6:13 AM | Posted in , | Read More »

Kelok 9 'Oase' Pemudik

SUMBAR - RiauPortal.com - Jembatan Kelok Sembilan yang menghubungkan Payahkumbuh, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kampar, Riau, ramai dikunjungi para pengendara yang asyik berpose di depan lensa kamera. Kelok 9 seakan menjadi 'oase' bagi para pemudik.

"Sejak dua hari sebelum Laberan, kondisinya memang seperti ini. Terutama pengendara sepeda motor yang mudik, sengaja berhenti di jembatan ini untuk berfoto-foto," kata Armenlani, pemilik warung kecil di Jembatan Kelok Sembilan, Sabtu.

Kehadiran Jembatan Kelok Sembilan yang baru saja selesai pengerjaannya ini dapat dijadikan sebagai monumen keindahan infrastruktur Sumatera Barat sekaligus menjadi panorama indah bagi para pemudik tahun ini.

Posisi Jembatan Kelok Sembilan yang indah ini berada di tengah-tengah antara hutan lindung dan hutan observasi.

Akses yang menghubungkan Jalur Lintas Tengah dengan Lintas Timur Sumatera tersebut diakui para pemudik juga sangat memudahkan arus mudik Lebaran tahun ini sehingga tidak lagi terjadi kemacetan seperti musim mudik tahun-tahun sebelumnya.

Sejumlah pemudik mengaku sengaja berhenti sejenak di Jembatan Kelok Sembilan untuk mengabadikan keindahan panorama yang berada di sekitar area proyek mega miliar tersebut.

Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, sebelumnya mengatakan, Jembatan Kelok Sembilan itu sudah memenuhi kelayakan keamanan dan keselamatan.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, jembatan layang Kelok Sembilan dapat digunakan pada arus mudik dan balik Lebaran 1434 Hijriah, di mulai sejak beberapa hari sebelum Lebaran.

Menurut gubernur, seperti dilansir antara, keberadaan jembatan layang kelok sembilan bagi Sumbar merupakan sebuah kebanggaan dan menjadi salah satu monumen keindahan alam Minang dalam sektor transportasi.

Saat ini pembangunan jembatan layang kelok sembilan sudah bisa dikatakan selesai 100 persen, guna mengatasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran dibolehkan untuk dilintasi kendaraan.

Kendati demikian, saat sekarang tinggal beberapa yang perlu dilengkapi di antaranya rambu-rambu dan perizinan, tapi untuk jalur mudik saat ini sudah bisa digunakan.(*)

6:06 AM | Posted in , | Read More »

Lion Air Bangun Fasilitas Perawatan Pesawat di Batam

BATAM - RiauPortal.com - Lion Air dan Badan Pengusahaanm (BP) Batam menandatangani kesepakatan penyediaan lahan di kompleks Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (2/4/2013). Di lahan itu, Lion akan membangun fasilitas perawatan dan perbaikan pesawat dengan investasi awal 300 juta dollar AS.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho mengatakan, BP Batam menyediakan lahan untuk fasilitas itu. Awalnya, Lion mendapatkan empat hektar, kemudian mendapat tambahan 12 hektar lagi.

Fasilitas itu bisa menampung hingga 40 pesawat aneka ukuran. Perawatan dan perbaikan mesin, avionik, dan badan pesawat bisa dilakukan di fasilitas itu.

Djoko menyatakan tidak berwenang menjawab apakah Lion akan menggandeng Airbus atau tidak untuk pengoperasian fasilitas itu. "BP Batam berwenang soal pengalokasian lahan dan perizinan," jelasnya seperti dikutip kompas.com.

Sebelumnya, Lion Air mengumumkan akan menggandeng Airbus untuk pengoperasian fasilitas perawatan pesawat di Batam. Dukungan Airbus merupakan salah satu manfaat yang didapat Lion sebagai pemesan terbanyak produk Airbus sepanjang sejarah.(rpo)

4:58 AM | Posted in , | Read More »

Indonesia Air Terbang Perdana 1 Januari


JAKARTA - RiauPortal.com -  Penerbangan Reguler Komersial Indonesia Air menggunakan type Pesawat AirBus A320 mulai aktif 1 Januari mendatang. Peswat dengan Pelayanan/service di dalam Pesawat Medium Service & Free bagasi Ekonomi 20 Kg dan 25 Kg untuk Kelas Bisnis sudah melakukan reservasi mulai 19 Desember 2021.

Rute-rute yang akan kami terbangi adalah kota-kota besar seluruh Indonesia antara lain adalah Bandung (Home Base), Jakarta - Pekanbaru -  Medan - Padang - Palembang - Batam - Balikpapan - Ujung Pandang - Denpasar - Jogkakarta. Dan beberapa kota kecil dengan menggunakan Type Pesawat ATR 42 300 & 500 yaitu Solo, Pontianak, Pangkalan Bun, Ketapang, Sintang, serta juga akan membuka rute-rute Akomodir untuk daerah Kepulauan Riau (Natuna, Matak, dan lain-lain) dan Rute International seperti Melaka, Kuala Lumpur, dan Singapore.

Sejak memulai bisnisnya pada tahun 1968, Indonesia Air Transport sudah melayani penerbangan Charter untuk perusahaan minyak, gas, dan pertambangan baik itu perusahaan lokal maupun asing. Dengan 38 tahun pengalaman dalam pesawat dan helikopter layanan sewa, pada tahun 2006 Perseroan telah melakukan penawaran umum perdana dan tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.

Pada bulan September 2009, perusahaan memperoleh Sertifikat Operator Pesawat dengan Kategori 1 sertifikasi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan dari The Republik Indonesia. Sebagai tahap awal, Indonesia Air akan mengoperasikan lima pesawat Airbus A319 dan A320 yang datang pada tahun ini.

Selain itu, Indonesia Air juga mengoperasikan pesawat ATR 42-300 & 500 yang ditempatkan di Pontianak untuk melayani rute ke Ketapang, Sintang, Pangkalan Bun, serta Solo dan Yogyakarta via Pangkalan Bun. Saat ini Indonesia Air Transport sudah mengoperasikan sedikitnya 17 pesawat yang terdiri dari ATR 42, Fokker 50, Beechcraft 1900D, dan Eurocopter EC 155s (lengkapnya di www.indonesia-air.com).(rpo)

3:46 PM | Posted in , | Read More »

Riau Air Bakal Segera Terbang

PEKANBARU - RiauPortal.com - Meskipun belum memperlihatkan perkembangan signifikan, Direksi Riau Air masih optimis maskapai yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Riau itu segera dioperasionalkan.

Bahkan, Komisaris Utama Riau Air, Wan Syamsir memberi sinyal proses audit sebagai persiapan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) segera difinalkan.

‘’Progresnya terus berjalan, kita terus mengupayakannya. Sekarang rencana mau mengaudit yang tahun 2011,’’ tutur Wan Syamsir Yus, Selasa (27/11/2012) di Kantor Gubernur Riau.

Untuk proses audit Riau Air, dia menegaskan hal itu dilakukan oleh Tim Audit Independen. Ini dilakukan, agar hasil yang dilakukan tidak menjadi kendala di kemudian hari.

‘’Untuk audit tahun 2010 kan sudah selesai. Ini yang kita gesa untuk audit tahun 2011,’’ sambung Wan Syamsir yang juga merupakan Sekretaris Daerah Provinsi Riau itu, seperti dikutip riaupos.co.

Dia menambahkan, pasca tuntasnya audit, selanjutnya barulah para pemegang saham bersama jajaran Direksi menggelar RUPS-LB.

Namun dia tidak menyebutkan waktu pasti dilaksanakannya pertemuan para pemegang saham yang sebagian besar pemerintah daerah itu.

Saat ditanyakan mengenai peluang investor yang akan menanamkan modalnya ke Riau Air, dia mengaku hal itu sudah dipersiapkan.(rpo)
 

4:51 PM | Posted in , | Read More »

Desember, Roro Kampung Balak-Buton Beroperasi

SELATPANJANG - RiauPortal.com - Roll on roll of (roro) yang akan mengubungkan Pulau Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti  di Desa Kampung Balak, Kecamatan Tebing Tinggi Barat dengan Pulau Sumatera di Buton (Kabupaten Siak) akan segera diuji coba.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Dinas Perhubungan dan Infokom menargetkan Desember tahun ini sudah bisa digunakan.

‘’Kapal roro sudah ada dan saat ini sedang siaga di Pekanbaru. Uji coba akan segera kita lakukan dalam waktu dekat.
Sementara operasional kita targetkan bisa dilakukan dalam bulan Desember,’’ ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Kepulauan Meranti H Fatur Rahman SH.

Operasional roro tersebut nantinya akan dikelola oleh Dishub Provinsi Riau. Meski demikian, pihak Dishub Kepulauan Meranti, akan membantu pengelolaannya di Kampung Balak, setelah beroperasi dengan baik.

‘’Untuk sementara, kita hanya mengoperasikan satu unit roro saja. Namun, jumlah tersebut bisa bertambah sejalan dengan tuntutan kendaraan yang kian bertambah,’’ jelasnya.

Kecepatan roro tersebut dalam mengikut arus air 13 knot, dan jika melawan arus  hanya 10,5 knot saja. Dijelaskan juga, kapasitan roro yang akan digunakan itu juga sebesar 787 gt.

"Pembangunan pelabuhan di Kampung Balak sendiri saat ini sudah mencapai 90 persen lebih. Sehingga penggunaannya bisa dilakukan dalam waktu dekat sesuai dengan target Pemkab Meranti," jelasnya.(rpo).

5:25 PM | Posted in , | Read More »

Sriwijaya Air Buka Jalur Pekanbaru-Batam

PEKANBARU - RiauPortal.com - Maskapai penerbangan swasta nasional Sriwijaya Air segera membuka jalur baru Pekanbaru-Batam pada akhir November 2012.

"Mudah-mudahan tidak ada halangan, waktu dekat ini akan dibuka rute Pekanbaru-Batam. Insya Allah bulan ini juga," ujar Sales Representative District Pekanbaru, Eko Dian Suhadinata, Jumat (9/11/2012).

Dia menjelaskan, rencana itu sudah dipromosikan kepada perusahaan biro perjalanan wisata, termasuk telah mengurus izin-izinnya dan tinggal menunggu "reservasi-nya" keluar dari sistem.

Sriwijaya Air akan menggunakan pesawat berbadan sedang buatan Amerika Serikat yakni jenis Boeing 737 seri 300 yang memiliki kapasitas 147 penumpang dan seri 500 dengan kapasitas 167 tempat duduk.

Penumpang untuk kepentingan bisnis atau yang mau sekedar jalan-jalan ke Singapura dan keluar dari Indonesia melalui pintu Batam, Kepulauan Riau, merupakan target pasar maskapai penerbangan tersebut.

"Atau juga untuk bersilaturahim, karena pada dasarnya Riau dan Kepulauan Riau itu dulu satu kesatuan," katanya.

Sebelumnya, maskapai Garuda Indonesia berencana membuka dua rute baru yakni Pekanbaru-Batam-Medan dan Pekanbaru-Batam pulang-pergi pada pertengahan tahun 2013 karena banyak orang Sumatera Utara yang berhasil di Pekanbaru.

"Insya Allah pada tahun 2013, kira-kira di bulan April yang ke Medan buka baru dan Batam. Jadi ada yang langsung ke Medan dan ada juga ke Medan lewat Batam," ujar General Manager Garuda Indonesia Pekanbaru, Suyatno Rifat.(rpo)

1:39 AM | Posted in , | Read More »

Investasi Tol Pekanbaru-Dumai Capai US$737 Juta

JAKARTA - RiauPortal.com - Kementerian Pekerjaan Umum akan menggunakan pinjaman luar negeri US$25 miliar sebagai sumber dana pendukung tujuh proyek jalan highgrade highway di Sumatra, Jawa dan Sulawesi.

Kepala Biro Perencanaan dan Pinjaman Luarnegeri Taufik Widjoyono mengatakan usulan pinjaman itu sebagai alternatif pembiayaan tol, jika rencana PT Hutama Karya yang ditunjuk sebagai BUMN operator tol baru membangun tol tersebut batal.

“Usulannya belum fix, karena jika HK bisa membangun dan tidak butuh dukungan pemerintah, usulan pinjaman tidak akan diteruskan. Jadi kepastiannya masih menunggu ketetapan HK,” ujarnya di Jakarta, Kamis (18/10/2012) seperti dilansir bisnis.com.

Taufik mengatakan besaran usulan pinjaman itu, sebenarnya juga sudah mengalami perubahan, menyusul adanya penyesuaian perubahan nilai investasi ketujuh proyek itu akibat kenaikan harga.

Misalnya saja, katanya, untuk jalan Mamminasata naik sebesar US$12,8 juta dari semula diusulkan US$85,4 juta, Solo-Kertosono naik US$30 juta dari US$300 juta, jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar naik US$79 juta dari US$790 juta, Pekan Baru-Dumai naik US$67 juta dari US$670 juta.

Kemudian, ruas tol Indralaya-Palembang naik US$7,5 juta dari US$75 juta, Medan-Binjai naik US$6,6 juta dari S$66 juta, dan Medan Kualanamu tahap dua naik US$6 juta dari US$60 juta.

Corporate Secretary PT Hutama Karya Ari Widiyantoro mengatakan meskipun nantinya perusahaan akan menggarap tol Sumatera, maka akan memerlukan dukungan pemerintah.

Alasannya, HK ditunjuk oleh pemerintah untuk menggarap tol itu juga karena tol tersebut berdasarkan kajian tidak layak secara finansial, tetapi layak secara ekonomi.

“Tentu saja dukungan pemerintah diperlukan. Dan macam dukungannya banyak, bisa berupa dukungam lahan, VGF, atau jaminan untuk kemudahan dalam mencari pinjaman perbankan," ujarnya.  

Meski demikian, katanya, skema dukungan itu belum diputuskan, karena harus memperhitungkan kebutuhan dan kemampuan anggaran pemerintah. Sehingga harus melibatkan pemerintah dan perusahaan.

Ari menjelaskan saat ini perusahaan tengah menunggu diterbitkannya Perpres penunjukkan HK secara resmi untuk menggarap tol di ruas Trans Sumatra tersebut. “Tapi kita juga tetap diperbolehkan untuk menggarap proyek lainnya di luar proyek penugasan ini. Masih terbuka kesempatan lainnya,” tambahnya. (*/rpo)

6:35 PM | Posted in , | Read More »

Belum Ada Investor Berminat Bangun KA Trans Sumatera

JAKARTA - RiauPortal.com - Rencana pembangunan jalur kereta api Lampung-Aceh, hingga kini ternyata belum dilirik kalangan investor. Padahal untuk membangun Trans Sumatera Railways (TSR) itu diperkirakan menyerap anggaran yang mencapai Rp60 triliun hingga Rp70 triliun.

“Soal berapa banyak investor yang sudah melirik, kita belum sampai kesana,” ujar Kepala Pusat Komunikasi dan Informasi Kementerian Perhubungan, Bambang S.Ervan, secara khusus kepada koran ini di Jakarta, Jumat (12/10/2012).

Kemenhub menurutnya, hingga saat ini masih terus mendalami tahapan pengkajian pembangunan yang ada. Hal ini mengingat pentingnya rencana pembangunan dilakukan benar-benar matang. Sehingga dapat memenuhi target, TSR rampung tahun 2030 mendatang.

Ervan yakin target dapat terpenuhi, apalagi mengingat di beberapa tempat, “itu kan sebenarnya jalur kereta api sudah ada. Seperti di Sumatera Selatan maupun Sumatera Utara hingga ke Aceh. Jadi tinggal menghubungkan jalur-jalur tersebut,” ujarnya.

Direktur Sarana Perkeretaapian Kemhub, Sugiadi Waluyo memaparkan, tim studi pembangunan telah dibagi untuk beberapa tempat. Diantaranya tim untuk Medan, Riau dan Jambi. Hasil dari studi inilah yang kemudian nantinya akan digabung menjadi satu. “Jadi studi pembangunannya itu dilakukan secara sepotong-sepotong,”ujarnya.

Hanya memang ia mengakui terkait investor, Kemhub hingga saat ini masih terus mencari siapa yang bersedia menanamkan modal guna mendukung rencana pembangunan TSR ini.

Kemhub berjanji akan mempermudah kepengurusan yang dibutuhkan. Asalkan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Langkah ini dilakukan mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan.

Menurut Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, perhitungan saat ini, pembangunannya akan menghabiskan dana sekitar Rp60 triliun-Rp 70 triliun. Sumber pendanaan paling tidak 30 persennya berasal dari sektor swasta. Sementara sisanya berasal dari anggaran pemerintah.

“Jadi untuk realisasinya akan dilakukan melalui kerja sama pemerintah dan swasta. Sebab dana yang dibutuhkan untuk membangunnya cukup besar, sehingga perlu keterlibatan investor swasta,” ungkapnya.

Dana tersebut tidak hanya untuk membangun jalur-jalur rel kereta api semata. Namun juga stasiun-stasiun maupun pemenuhan gerbong kereta. Disebutkan, semisal terkait pemenuhan gerbong dan lokomotif, akan dilakukan secara periodik.(*/rpo)

6:00 PM | Posted in , | Read More »

RAL Masih Bisa Terbang

PEKANBARU - RiauPortal.com - Riau Airlines (RAL) agaknya masih bisa terbang lagi. Kelangsungan operasional maskapai penerbangan itu diselamatkan, setelah hakim pemutus Pengadilan Niaga Medan mengesahkan proposal perdamaian yang diajukan RAL.

"Hakim pemutus Pengadilan Niaga Medan, hari ini sudah mengesahkan perdamaian antara RAL dengan para kreditur. Sehingga nasib RAL terselamatkan," ujar kuasa hukum RAL Irfan Ardiansyah, Kamis (11/10/2012) seperti dikutip antara.com.

Lebih lanjut ia mengatakan, perdamaian yang disahkan hakim pemutus antara RAL dengan para kreditur bersifat mengikat untuk semua kreditur.

Dalam masalah utang, secara legal formal status pailit RAL sudah berakhir dengan adanya putusan homologasi Pengadilan Niaga Medan tertanggal 11 Oktober 2012.

Homologasi yaitu pengesahan hakim atas persetujuan antara debitur dan kreditur konkuren untuk mengakhiri kepailitan atau pailit. "Yang jelas, perdamaian RAL dengan Bank Muamalat disetujui serta status pailit RAL dicabut," kata Irfan dengan singkat.

Sebelumnya sidang putusan RAL pascaputusan pailit yang digelar oleh Pengadilan Niaga Medan, Kamis, (4/10), mengalami penundaan karena hakim pemutus meminta proposal perdamaian ditandatangani oleh masing-masing pihak.

Pihak RAL harus membuat berbagai kesepakatan-kesepakatan dengan para kreditur yang dianggap saling menguntungkan oleh kedua belah pihak yang dituangkan dalam bentuk perjanjian.

RAL juga mengajukan PT Riau Investment Corporation (RIC) sebagai investor baru yang akan menyelamatkan semua utang-piutang maskapai yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan menjadi kebanggaan masyarakat Riau itu.

Teguh Triyanto yang masih menjabat sebagai Direktur Utama terus mengawal permasalahan hukum yang dihadapi Riau Airline, baik dengan hadir secara langsung ataupun tidak di Pengadilan Niaga Medan.(rpo)

6:32 PM | Posted in , | Read More »

Bandara Angkasa Pura II Terapkan PSC on Ticket

JAKARTA - RiauPortal.com -- Seluruh bandara yang dalam pengelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) akan menerapkan pola penyatuan pembayaran tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) ke dalam tiket (Passenger Service Charge/PSC on Ticket), mulai 1 Oktober 2012. Sebagai langkah awal, kebijakan ini terbatas hanya kepada pelanggan rute domestik maskapai Garuda Indonesia.

"Penerapan untuk rute internasional maupun pada maskapai selain Garuda akan dilakukan kemudian, menyusul kesiapan maskapai masing-masing," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Tri S Sunoko, Sabtu (29/9/2012) di Jakarta, seperti dikutip kompas.com.

Kebijakan baru ini akan tetap dilakukan meskipun asosiasi maskapai internasional, International Air Transport Association (IATA), belum dapat menerbitkan kode reservasi yang biasa disebut IATA Reservation Codes kepada Garuda selaku anggotanya. Oleh karenanya, Garuda memutuskan untuk menggunakan kode tersendiri bagi seluruh pelanggannya yang akan dikenai PSC on Ticket.

Tri Sunoko menegaskan, meski IATA belum mengeluarkan kode reservasi, hal tersebut tidak akan menjadi kendala dalam penerapan penarikan dana PSC oleh Garuda kepada pengguna jasa bandara yang dikelola Angkasa Pura II.

"Kode reservasi IATA dapat digunakan setelah organisasi itu menerbitkannya. Tujuannya untuk penyeragaman ketika seluruh maskapai sudah secara merata siap untuk menerapkan PSC on Ticket, khususnya maskapai asing pada penerbangan internasional," jelas Tri Sunoko.

Sebagaimana diinformasikan badan perwakilan maskapai asing di Indonesia, Board of Airlines Representative in Indonesia (Barindo), maskapai asing yang beroperasi di wilayah kerja Angkasa Pura II membutuhkan waktu hingga 3 bulan untuk dapat menerapkan PSC on Ticket.

Kode reservasi yang diterbitkan oleh IATA tersebut nantinya akan menjadi identitas dalam sistem reservasi IATA Global Distribution System (GDS). Kode tersebut untuk memudahkan IATA melakukan penghitungan penyatuan biaya PSC dan biaya tiket untuk seluruh airlines yang menggunakan GDS.

Sehubungan penerapan PSC on Ticket oleh Garuda pada 1 Oktober 2012, Tri Sunoko memaparkan bahwa Garuda akan membuka Escrow Account pada bank milik pemerintah sebagai jaminan hasil pungutan PJP2U/PSC dengan nominal jaminan sesuai yang telah disepakati. Besaran nominal Escrow Account tersebut akan ditinjau kembali bila Garuda menambah rute atau meningkatkan kapasitas angkutan.(*/rpo)

1:15 AM | Posted in , | Read More »

Flyover Kelok Sembilan Sudah Bisa Dilewati

PADANG - RiauPortal.com - Pemudik dari Provinsi Riau menuju Sumatera Barat sudah bisa melintas di jembatan layang (fly over) Kelok Sembilan di Jorong Aieputiah, Nagari Sari Lamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

Mulai Rabu (15/8/2012) hingga Selasa (21/8/2012) pekan depan atau H+2, jembatan ini dibuka satu arah, untuk arus kendaraan dari Riau ke Sumbar sebelum Idul Fitri dan arus Sumbar-Riau setelahnya.

Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim serta Dinas Perhubungan dan Kominfo Provinsi Sumbar memprediksi pengoperasian jembatan ini mampu mempercepat arus mudik dan balik Idul Fitri 1433 Hijriah.   

Sebelum dioperasionalkan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama Polres Limapuluh Kota melakukan pengamanan dan menjaga kelancaran arus transportasi di kawasan ini, Selasa (14/8/2012).

Jalan di fly over terlihat sudah memiliki rambu-rambu dilarang berhenti. Namun tetap masih perlu pos pengamanan tambahan atau petugas yang siaga di atas jembatan. Sebab masih banyak titik ruas jalan yang bisa dimanfaatkan pengendara untuk berhenti.

Selain itu, di salah satu lokasi jembatan saat ke luar dari fly over menuju Kecamatan Harau, terlihat masih rawan kecelakaan dan terjadi penyempitan atau bottleneck sehingga berpotensi tersendatnya kendaraan dari dua arah.

Bahkan sebelum memasuki jembatan, terdapat kerikil-kerikil dan tanah bekas galian pelebaran yang juga bisa membahayakan pengendara. 

Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Provinsi Sumbar Suprapto saat uji coba jembatan kemarin mengatakan, jalan dan jembatan ini sudah layak secara teknis dimanfaatkan saat arus mudik dan balik Idul Fitri.

Sebab sudah memiliki tembok pembatas setinggi 1,5 meter, terpasang rambu-rambu dilarang berhenti dan sudah ada lampu penerangan jalan di sepanjang Kelok Sembilan, meski masih sementara dengan lampu-lampu kecil. 

‘’Hanya saja proses pengamanan jalan dari segi pengguna yang harus diwaspadai pihak kepolisian, seperti adanya pengguna jalan yang nantinya akan berhenti di atas jembatan untuk berfoto-foto.

Sehingga menyebabkan kecelakaan lalu-lintas di kawasan tersebut. Bagi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, juga harus menertibkan pedagang yang berjualan di gerbang masuk,’’ ungkapnya.

Jembatan Kelok Sembilan ini, kata Suprapto, akan digunakan satu arah saja. Sebelum Idul Fitri untuk pengguna jalan dari Riau menuju Sumbar dan Sumbar menuju Riau saat setelah Idul Fitri. 

‘’Bentuk ucapan selamat datang kita kepada perantau. Sehingga kita akan melakukan pembukaan jalur saat mudik dan balik bagi para perantau,’’ tambahnya. 

Meski sudah layak secara teknis, namun ada sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian pengendara yang akan menggunakan jalur tersebut, seperti kecepatan maksimun yang dibatasi hingga 40 kilometer per jam dan ada jalur penyempitan di atas jembatan untuk menghindari benda jatuh dari atas tebing.

‘’Kecepatan maksimun kita terapkan hanya 40 kilometer per jam di kawasan ini. Sementara untuk pengamanan di atas jembatan kita akan kerahkan petugas Dinas Perhubungan bekerja sama dengan pihak kepolisian nantinya. Penertiban pedagang di pinggir pintu masuk memang harus dipindahkan selambat-lambatnya pukul 00.00 WIB malam ini (malam tadi, red),’’ ucap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat, Mudrika, seperti dikutip riaupos.co.  

Menurut Mudrika, kelancaran arus lalu-lintas yang selama ini terkendala di Kelok Sembilan akan bisa dikurangi.

‘’Sebab selama ini yang menjadi titik macet adalah di kawasan ini. Ke depan kelancaran arus lalu-lintas mudik dan wisata akan lebih baik dan tidak lagi terganggu,’’ tambahnya.

Menyikapi perlunya penertiban terhadap pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan masuk fly over Kelok Sembilan, Bupati Limapuluh Kota dr H Alis Marajo yang mendampingi rombongan Dishubkominfo dan Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Sumbar berjanji akan melakukan penertiban.

‘’Penertiban dan pemindahan pedagang akan kita lakukan di rest area baru yang dibuat sekitar 500 dari kawasan ini arah ke Huluaia, Nagari Sari Lamak,’’ ungkap mantan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang ini kepada wartawan di dampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Nasriyanto.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Partomo Iriananto, menyatakan kesiapannya untuk pengamanan arus mudik di kawasan Kelok Sembilan. Namun sebelum melakukan pembukaan jalan perlu harus pasti penertiban pedagang di pintu masuk terlebih dahulu.

‘’Kita telah ada posko pengamanan di kawasan Kelok Sambilan untuk melakukan pengaman 24 jam dan preventif akan dilakukan dengan petugas patroli,’’ ungkapnya.

Jembatan yang dibangun sejak tahun 2003 ini, menghabiskan total anggaran Rp550 miliar. Untuk tahun ini dianggarkan dana senilai Rp198 miliar.

Untuk menahan kemungkinan terjadi banjir bandang, Pemprov menganggarkan dana APBD untuk membuat cek dam. Cek tersebut diharapkan bisa menghambat jatuhnya batu-batu besar. 

Cek dam ditargetkan selesai tahun 2013 dengan dana Rp9,3 miliar. Lebarnya 30 meter dan panjang 400 meter yang mampu menampung 120 ribu kubik sedimen.

Data Kementerian Pekerjaan Umum, total panjang Jembatan Kelok Sembilan adalah 2.537 meter, terdiri dari 980 meter jembatan yang terbagi dalam enam bagian dan 1.557 meter jalan penghubung.

Jembatan tersebut, berada di 147 Km dari Kota Padang. Jembatan ini ditargetkan mampu menampung lalu-lintas harian rata-rata 6.800 unit kendaraan pada hari biasa, dan 11.350 unit kendaraan pada hari libur. (rpg)

8:51 PM | Posted in , , | Read More »

Jembatan Layang Kelok Sembilan Diuji Coba

PADANG - RiauPortal.com - Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Provinsi Sumatera Barat belum memastikan jembatan layang Kelok Sembilan akan digunakan untuk arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1433/2012.

Pengoperasian jembatan di jalur Riau-Sumbar masih menunggu hasil uji coba yang akan dilaksanakan Selasa (14/8) pekan depan. Jika tidak memungkinkan, maka pengoperasiannya diundur isai Idul Fitri.

‘’Selasa nanti jembatan tersebut akan diujicoba operasionalnya. Jika sudah oke, siap untuk dilintasi arus mudik dan balik Idul Fitri. Kalau tidak memungkinkan, ditunda dulu pengoperasionalannya,’’ ujar Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Sumbar Suprapto, kemarin.

Pelaksana Lapangan PT Waskita Karya, Rifto menjelaskan, jalan dan jembatan baru Kelok Sembilan menjelang Idul Fitri ini kemungkinan akan dibuka.

Saat ini sedang dipersiapkan perangkat pengamanan dan sejumlah rambu-rambu lalu lintas untuk menjaga keselamatan pengendara.

‘’Dari informasi awalnya memang akan dilakukan pembukaan jalan dan jembatan Kelok Sembilan yang akan dilewati pengendara saat arus mudik dan balik Idul Fitri. Namun secara pasti tentunya kebijakan Dinas Pekerjaan Umum,’’ ungkap Rifto di kawasan megaproyek Kelok Sembilan, Rabu (8/8).

Guna menjaga kelancaran lalu-lintas dengan prediksi kepadatan arus lalu-lintas cukup tinggi, pekerjaan peledakan dan pelebaran sementara waktu akan dihentikan. ‘’Blasting dan pelebaran jalan sementara waktu saat arus mudik akan dihentikan dulu,’’ ucap Rifto seperti dikutip riaupos.co.

Rifto menambahkan, pada titik tertentu pada jalan dan jembatan akan terjadi penyempitan. Sebab pada jalan yang berada pada tebing bukit yang cukup curam, dikhawatirkan ada benda-benda kecil yang mungkin saja terjatuh dan menimpa kendaraan.

Sehingga safety dilakukan dengan memberi ruang pada badan jalan yang disisi tebing untuk tidak dilewati kendaraan.

‘’Ada sekitar 200 meter yang nantinya jalan mengalami penyempitan. Sebab dikhawatirkan ada benda-benda kecil dari atas sisi tebing yang curam terjatuh, terutama saat kondisi cuaca hujan,’’ terang Rifto.

Kondisi kepadatan arus lalu-lintas saat mudik Idul Fitri yang diprediksi pada H-3 hingga H-2 akan tetap terjadi di kawasan Kelok Sambilan, Hulu Aia, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau.

Sebab, jalur kelancaran arus akan terjadi di ruas pendakian. Sementara jalan keluar tetap sempit dan tidak memiliki jalur alternatif, ditambah kondisi jalan yang mengalami pelebaran cukup licin akibat tanah pelebaran. Sehingga kendaraan terpaksa harus ekstra hati-hati dan pelan.

Jalan Riau-Sumbar Dikawal
Sementara itu, menjelang Idul Fitri, ruas jalan Riau-Sumbar yang membelah wilayah Kabupaten Limapuluh Kota akan dikawal ketat aparat kepolisian.

‘’Mulai H-7 Idul Fitri 1433 Hijriyah, kami akan menurunkan personel lengkap di Jalan Sumbar-Riau. Pengawalan itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadi kriminalitas, kecelakaan lalu-lintas, penimbunan bahan bakar minyak, maupun penimbunan sembako,’’ ujar Kapolres Limapuluh Kota AKBP Partomo Iriananto, kemarin.

Rapat Koordinasi lintas sektoral yang digelar Polres Limapuluh Kota, dihadiri Bupati Alis Marajo, Ketua MUI Syafrizon Azwar, sejumlah pimpinan SOPD, tokoh masyarakat, niniak mamak dan seluruh Kapolsek, Kasat atau perwira di jajaran Polres Limapuluh Kota.(*/rpo)

12:35 AM | Posted in , , | Read More »

AirAsia Buka Rute Bandung - Pekanbaru dan Penang

JAKARTA - RiauPortal.com - Maskapai berbiaya murah Indonesia AirAsia  mulai melakukan penerbangan perdana untuk dua rute sekaligus, yaitu Bandung - Pekanbaru dan Bandung - Penang, dari hubnya yang berada di Bandung, Jawa Barat, Sabtu. Dua rute penerbangan ini diluncurkan pada bulan lalu   yang sekaligus memperluas konektivitas AirAsia Indonesia di Kota Bandung.

Jadwal penerbangan rute Bandung - Pekanbaru adalah pukul 07:50 WIB dengan nomor penerbangan QZ 7581, sedangkan untuk rute Bandung - Penang adalah pukul 17:15 WIB dengan nomor penerbangan QZ 7571. Sampai saat ini tingkat keterisian atau load factor untuk kedua rute tersebut telah mencapai lebih dari 80 persen.

Presiden Direktur AirAsia Indonesia Dharmadi mengatakan pihaknya lega mulai hari ini dapat melayani para pelanggan kami di Bandung yang ingin terbang langsung menuju Pekanbaru dan Penang. "Kami harap dengan adanya penerbangan langsung ini akan dapat meningkatkan perekonomian dan tentunya sektor pariwisata di kota-kota tersebut,” ujarnya dalam rilis tertulisnya seperti dikutip tribunnews.com

Disebutkan, Pekanbaru telah tumbuh menjadi sebuah kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. Kegiatan usaha di kota tersebut terlihat terus berkembang setiap tahunnya, hal ini terlihat dari banyaknya jumlah pendatang yang bekerja di kota tersebut. Selain sektor ekonomi, Pekanbaru juga merupakan sebuah kota yang tidak boleh dilewatkan untuk dikunjungi oleh para wisatawan.

Pekanbaru memiliki tata kota yang sangat menarik. Kota tersebut juga memiliki beberapa lokasi wisata adat dan bersejarah seperti Balai Adat Riau serta Anjungan Seni Idrus Tintin yang berdiri megah di Arena Purna MTQ yang sekarang berubah namanya menjadi komplek Bandar serai Jalan Sudirman Pekanbaru.(rpo)

8:01 AM | Posted in , | Read More »

Pemprov Riau Kembali Ajukan Anggaran RAL

PEKANBARU - RiauPortal.com -  Pemerintah daerah memberikan sinyal akan kembali menggunakan anggaran daerah sebagai upaya penyelamatan Riau Air Line (RAL). Anggaran yang yang direncakan diajukan pada APBD Perubahan 2012 nanti berbunyi untuk biaya operasional.

Demikian dikatakan Kepala Biro Administrasi dan Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Irhas Irfan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Riau, Selasa (15/5/2012). Berapa anggaran yang diajukan nanti, Irhas enggan menyebutkan dengan alasan masih dalam rencana pembahasan.

"Itu masih kita pelajari. Pada intinya kita berupaya menyelamatkan RAL. Diterima atau tidaknya, ya nggak tau, " ungkapnya

Ditanya soal besaran biaya operasional yang akan diajukan pada APBD Perubahan nanti, Irhas enggan memberikan bocoran. " Nggak sampai seratus, puluhan juga tidak, hitungan jarilah, "sebut Irhas.

Emrizal Tidak Tahu

Asisten II Setdaprov Riau, Emrizal Pakis, Rabu (16/5/2012), mengaku tidak mengetahui apakah sudah ada atau tidak tambahan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk perusahaan penerbangan PT Riau Airlines. "Soal anggaran ada atau tidak, saya tidak tahu," ujar Emrizal..

Ia lantas membenarkan, saat ini tengah ada upaya pembicaraan intens antara Pemprov Riau, menejemen PT Riau Airlines, dengan investor asal Singapura. "Saya memang di tim ya, tim ini fokus ke izin penerbangan. Supaya ada izin, kami harus bisa meyakinkan pihak kementerian bahwa benar-benar akan terbang. Untuk terbang ini, maka menjajaki kemungkinan dengan investor," ujar Emrizal.

Ia juga memberi keterangan, lima hari lalu, investor Singapura itu sudah datang ke Pekanbaru. Emrizal tidak memberitahu nama investor. "Kami melihat keseriusan mereka, mereka pun melihat kesiapan kami secara administratif," ujar Emrizal.(tpc/rpo)

4:26 PM | Posted in | Read More »

Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Dumai Baru 60 KM

PEKANBARU - RiauPortal.com - Target penyelesaian jalan tol Pekanbaru-Dumai tampaknya masih jauh dari harapan. Pasalnya tim percepatan sampai Mei 2012 ini, baru bisa merealisasikan pengukuran lahan sepanjang 60 kilometer.

Padahal target awal akhir 2012 ini tim sudah harus menyusun proses ganti rugi. Dan sampai 2013 sudah masuk proses tender dan fisik.

"Masa dalam kurun waktu enam bulan sejak rapat pertama, tim hanya mampu menambah enam kilo meter pengukuran. Kapan selesainya, dan kapan akan ditenderkan, " ungkap Sekretaris Komisi C DPRD Riau, Abu Bakar Siddik, Kamis (10/5/2012).

Ditegaskannya, tim appraisal yang sudah dibentuk harusnya sudah mulai bekerja memproses ganti rugi. Sampai tahun 2012 segala ganti rugi lahan selesai, dan 2013 masuk tender dan pembangunan fisik.

Sebelumnya, Kabid Bina Marga, PU Riau Ahmad Ismail memaparkan realisasi pengkuran lahan sudah mencapai 60 kilo meter dan sudah ada peta bidang.

"Seperti yang dijanjikan Kementrian PU, jika sudah mencapai 70 persen pengukuran, maka proses ganti rugi sudah bisa dilaksanakan, " ujar Ahmad.(tnc/rpo)

4:15 PM | Posted in | Read More »